Jenis Makanan Kaleng yang Merekomendasikan oleh Para Chef

Jenis Makanan Kaleng yang Merekomendasikan oleh Para Chef

Jenis Makanan Kaleng yang Merekomendasikan oleh Para Chef– Makanan kaleng terkadang menjadi penyelamat pada saat kita kehabisan bahan makanan segar dan belum sempat berbelanja. Kebanyakan dari kita menyukainya karena praktis, tinggal memanaskan, dan rasanya enak. Beberapa chef merekomendasikan makanan kaleng tertentu karena berbagai alasan, seperti menghemat waktu menyiapkan makanan.

10 Makanan Tradisional Kemasan Kaleng Ini Cocok Banget Buat Bekal Travelling

Jagung kaleng

Menurut chef Barry Tonkinson, direktur penelitian dan pengembangan kuliner di Institute of Culinary Education, jagung kaleng menghemat banyak waktu persiapan (prepare time). Yep, kita tak perlu repot-repot mengupas, merebus, lalu memarut jagung. Lagipula, nutrisi dalam jagung kaleng tetap tinggi. Dalam setengah kaleng jagung (125 gram), mengandung 60 kalori, 13 gram karbohidrat, 1 gram lemak, 1 gram protein, 320 mg sodium, dan 180 mg potasium.

Kacang kaleng

Melansir dari http://haveyouseenhim.com/  Chef Amy Riolo, pembawa acara televisi dan penulis, mengatakan bahwa banyak orang tidak suka merendam dan memasak kacang. Sehingga, kacang kalengan adalah solusinya. Hal yang sama juga diakui oleh Stacie Simonson, chef dari Omaha Steaks. Menurutnya, kacang kaleng penuh dengan protein dan serat. Selain itu, bisa mengolah menjadi berbagai macam masakan, seperti sup, side dish, dan saus.

Ikan kaleng

Ikan kaleng sangat praktis dan bisa dibuat untuk banyak masakan. Menurut chef Greg Vernick ke laman Food and Wine, ikan kaleng bisa menggunakan sebagai isian sandwich, campuran pasta, salad, dan kreasi lainnya. Jenis ikan yang ada pada kaleng ada banyak, mulai dari tuna, mackerel, herring, sardin, salmon, dan sebagainya. Salah satunya, yakni tuna kaleng, adalah sumber asam lemak omega-3, protein, selenium, dan vitamin D, ujar laman Seafood Health Facts.

Tomat kaleng

Jika tidak ada tomat segar, tomat kalengan adalah alternatif yang sama baiknya. Tomat kaleng hadir dalam bentuk utuh. Menghancurkan, memotong dadu, hingga berwujud pasta. Menurut chef Amy Riolo ke laman Insider, tomat kaleng bisa memasak menjadi saus, sup, hingga rebusan. Tak perlu khawatir soal nutrisi, sebab tomat kaleng mengandung vitamin C, vitamin E, potasium, dan serat.