Jajanan Berkuah dari Bandung

Jajanan Berkuah dari Bandung

Jajanan Berkuah dari Bandung

Jajanan Berkuah dari Bandung,  – Musim hujan, paling cocok kulineran apa ya? Tentunya makanan berkuah dong! Apalagi kalau disuguhkan selagi panas, dengan kuah yang baru saja di tuang ke dalam mangkuk.

Saat malam hari di Kota Bandung, udara cenderung menjadi lebih dingin. Pas nih, menghadapi dinginnya malam sembari menyantap hidangan berkuah yang pedas dan panas.

Nah, kalau kebetulan kamu berencana akan liburan ke Kota Kembang jangan lupa sempatkan waktu untuk mencicipi kelima hidangan berkuah khas Bandung berikut ini, ya!

1. Cuanki

Di Bandung kamu bisa dengan mudah menemukan cuanki di jajakan di pinggir jalan. Cuanki sendiri berbahan dasar adonan tepung yang dicampur daging sapi atau ikan kemudian direbus. Sebagai pelengkapnya, terdiri dari pangsit goreng, pangsit rebus dan pilus cikur. Baru deh, disiram dengan kuah panas yang telah diberi bumbu dan penyedap.

Uniknya, nama makanan yang satu ini ternyata punya kepanjangan, yaitu cari uang jalan kaki. Ini dikarenakan konon katanya pada zaman dulu, cuanki ditawarkan dengan cara dipikul, sambil berkeliling kampung. Kalau sekarang sih, kamu bahkan bisa membawa pulang cuanki instan untuk dijadikan oleh-oleh ya.

2. Baso aci

Dilansir dari laman https://rollingthundertour.org, Selanjutnya ada baso aci. Bisa dibilang penyajian dan cita rasa baso aci ini mirip dengan cuanki. Karena tak jarang, cuanki juga dijadikan pelengkap dalam satu porsi baso aci. Isian baso aci dan cuanki juga tak jauh beda, yakni tahu goreng, pangsit goreng, pilus cikur dan terkadang ditambah dengan mie kuning. Tak lupa beri perasan jeruk limau sesaat sebelum disajikan.

Sementara bedanya terletak pada bahan utamanya, yakni baso aci yang terbuat dari tepung kanji. Sehingga cita rasanya kenyal dan liat ketika dikunyah. Berbeda dengan cuanki yang mengandung campuran daging sapi atau ikan dan terasa lebih lembut saat digigit.

3. Cilok kuah

Biasanya kamu menikmati cilok bersama sambal kacang atau saus botolan, kan? Nah di Bandung ada makanan bernama cilok kuah. Sesuai namanya, bahan utama yang disorot adalah cilok alias aci dicolok. Uniknya, cilok yang telah matang dimasak kembali bersama bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah dan cabai rawit.

Kemudian tumis bumbu bersama dengan telur. Baru deh, tuang air dan beri garam, gula pasir, merica dan penyedap. Masukkan cilok dan masak hingga kuah menyusut. Disantap saat hujan paling cocok, daripada setiap hari bikin mi instan kan.

4. Seblak

Siapa sih yang gak tahu seblak? Makanan yang sempat heboh beberapa tahun yang lalu ini terbuat dari bahan dasar kerupuk mentah. Ya, kerupuk yang sejatinya digoreng justru direbus hingga agak lunak. Setelah itu dimasak bersama bumbu, telur ayam, air dan ditambahkan sayuran seperti sawi hijau. Pelengkapnya ada bakso ikan, sosis, siomay bahkan juga ceker ayam.

Ciri khas seblak terletak pada rasanya yang dominan aroma cikur atau kencur. Biasanya penggemar seblak lebih suka menikmatinya dengan menambahkan banyak sambal. Semakin pedas, seblak jadi terasa semakin nikmat.

5. Rujak cuka

Terakhir dan gak kalah bikin ngiler ada rujak cuka. Kalau tadi sudah makan yang berat-berat, kini saatnya mengisi perut dengan buah dan sayuran. Rujak cuka boleh dibilang sebagai salad-nya orang Bandung nih.

Isiannya sendiri terdiri dari potongan buah nanas, mangga muda, mentimun, jambu dan lain-lain. Untuk kuahnya terbuat dari campuran cabai merah, cabai rawit, terasi, gula pasir, garam, air dan cuka. Kebayang dong betapa segar dan lezatnya rujak cuka ini. Awas, hati-hati ngiler, lho!

Gimana, sudah dicatat semua rekomendasi kuliner berkuah khas Bandung tadi? Jangan lupa untuk mencicipi kelimanya, ya! Sebagai generasi muda yang mencintai tanah airnya, sudah sepatutnya kamu bangga akan kekayaan kuliner Indonesia. Tak hanya sebatas tahu nama-namanya saja, tapi gak ada salahnya kalau kamu juga familier dengan rasanya.

Jadi, makanan yang mana dulu nih, yang ingin kamu coba? Tulis jawabanmu di kolom komentar, ya!