Makanan khas korea selatan yang hits di berbagai negara

Makanan khas korea selatan yang hits di berbagai negara

Makanan Korea selatan yang hits dan lezat

Makanan khas korea selatan yang hits di berbagai negara – Seperti kita tau, budaya Korea Selatan memang lagi hype banget nih di Indonesia, mulai dari fashion, musik KPop, drama, sampai kuliner khasnya.

Yap, ada banyak sekali makanan khas Korea Selatan yang menarik untuk dicicipi.

Bahkan, di Indonesia sendiri pun telah hadir sejumlah restoran yang menyediakan makanan khas Korea loh.

Makanan Khas Korea Selatan, Populer dan Enak

Buat kamu yang jago masak, makanan Korea ini sebenarnya bisa banget dibuat sendiri di rumah.

Hanya saja, kamu harus mencari bahan-bahan dan bumbu khas Korea di supermarket tertentu, guys.

Kimchi

Kamu tentu tidak asing lagi dengan makanan khas Korea yang satu ini.

Kimchi sendiri terbuat dari sawi putih atau lobak yang difermentasikan dan kemudian diberi bumbu khas Korea.

Uniknya, ternyata ada 187 jenis kimchi loh yang tersebar di Korea Selatan. Paling terkenal adalah kimchi lobak dan sawi putih.

Bagi masyarakat Korea, kimchi termasuk makanan pendamping wajib saat makan pagi, siang, dan malam.

Dibuat tanpa bahan pengawet, kimchi bisa tahan lama hingga tiga tahun. Dengan catatan, harus disimpan di kulkas ya.

Selain itu, kimchi juga dijuluki sebagai salah satu makanan tersehat di dunia.

Ini karena kimchi mengandung probiotik dan antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Pokoknya, wajib dicoba deh!

Bibimbap

Bagi kebanyakan orang Korea, bibimbap wajib dihidangkan pada malam Tahun Baru Imlek.

Makanan khas Korea ini awalnya dikenal dengan ‘goldongban’ selama masa Dinasti Joseon, dan berganti nama menjadi Bibimbap abad ke-20.

Bibimbap atau nasi campur ini mencakup berbagai sayuran, daging, kimchi, telur mata sapi setengah matang, dan saus gochujang.

Di Korea Selatan sendiri, Bibimbap dapat ditemukan di wilayah Jeonju, Tongyeong, dan Jinju.

Bulgogi

Bulgogi juga termasuk makanan khas Korea yang sangat terkenal. Makanan satu ini juga menggunakan olahan daging, sama seperti samgyeopsal. Bedanya, jika samgyeopsal menggunakan daging babi, sedangkan bulgogi memakai daging sirloin atau daging sapi pilihan. Bulgogi pada umumnya disajikan bersama kimchi, bawang putih, atau bumbu penyedap lain yang disatukan dalam bungkusan daun selada.

Bumbu bulgogi terbuat dari campuran gula dan kecap asin yang ditambahkan rempah-rempah lain asal Korea. Selain di Korea, makanan sejenis bulgogi juga bisa ditemukan di Jepang yang diberi nama yakiniku. Perbedaannya, bumbu yakiniku tidak terlalu manis, sementara bulgogi dibuat lebih manis. Untuk membuat bulgogi, orang Korea tidak menggunakan plat besi datar atau teppan untuk mematangkannya, melainkan dengan panci datar.

Jajangmyeon

Makanan khas Korea Selatan berikutnya yang tak kalah lezat yaitu Jajangmyeon. Kalau di Indonesia, makanan ini mirip dengan mi ayam.

Di Korea sendiri, makanan ini biasa disajikan dengan saus pasta kacang hitam asin.

Pertama kali, Jajangmyeon muncul pada tahun 1905, dibawa oleh imigran China yang membuka restoran di kawasan Incheon.

 Haejangguk

Selain di Indonesia yang banyak terdapat masakan berbahan dasar daging dan jeroan sapi, Korea juga punya makanan serupa yang menggunakan daging dan jeroan sapi sebagai bahan baku utamanya. Makanan khas Korea yang satu ini dikenal unik oleh penduduk Korea. Pasalnya, ada orang yang menyantap sup haejangguk untuk obat mabuk. Penggunaan haejangguk sebagai obat mabuk telah menjadi mitos klasik di Korea.

Daging dan bagian perut sapi yang dipilih untuk membuat haejangguk kebanyakan menggunakan daging yang berkualitas. Oleh karenanya, panganan ini dijual dengan harga yang lumayan tinggi. Tapi banyak warga Korea yang mengaku tidak peduli dengan harganya karena yang terpenting makanan yang menjadi santapannya dibuat dengan bahan-bahan bermutu dan diproses dengan standar yang tinggi pula.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *