Tak Selalu Sehat, Ini Tiga Efek Samping Konsumsi Alpukat Berlebihan

Tak Selalu Sehat, Ini Tiga Efek Samping Konsumsi Alpukat Berlebihan

Sampai saat ini alpukat telah menjadi salah satu buah favorit banyak orang. Selain di konsumsi langsung, alpukat juga sering di gunakan sebagai olesan roti, salad, isi sandwich, di panggang, atau di tumbuk menjadi guacamole.

Bukan hanya rasanya yang lezat, alpukat juga di kenal sebagai salah satu sumber lemak sehat terbaik. Tak mengherankan jika buah berdaging hijau ini jadi favorit banyak orang. Meskipun demikian, alpukat tidak boleh di konsumsi secara berlebihan. Sebab, konsumsi alpukat yang berlebihan bisa menimbulkan banyak masalah bagi kesehatan.

Di lansir dari igalambert.net, inilah efek samping yang dapat di timbulkan akibat terlalu banyak konsumsi alpukat.

1. Meningkatkan berat badan

Yang pertama Alpukat bisa menjadi makanan yang mudah membuat gemuk karena padat kalori. Artinya, alpukat memiliki jumlah kalori yang tinggi dalam porsi yang sangat kecil. Jadi, meskipun jadi sumber nutrisi dan lemak sehat yang hebat, makan alpukat secara berlebihan akan menyebabkan penambahan berat badan.

Jika makan alpukat dalam jumlah besar dalam sehari menghasilkan lebih banyak kalori daripada orang yang terbakar, kelebihan energi ini akan di simpan sebagai lemak. Lebih lanjut, kelebihan jumlah lemak daripada yang di butuhkan dalam sehari tidak akan menambah manfaat nutrisi tambahan, bahkan jika lemak ini di anggap sebagai lemak baik.

2. Intoleransi alpukat

yang kedua di kutip dari tommy-hilfiger.com.de/, sakit perut, kembung, gas, dan diare adalah beberapa gejala yang mungkin di alami orang dengan intoleransi makanan setelah makan makanan tertentu, termasuk alpukat. Banyak orang yang kesulitan mencerna gula dalam alpukat.

Beberapa gula alami yang di temukan dalam makanan yang dapat menyebabkan masalah pencernaan bagi beberapa individu adalah fruktosa, fruktan, galacto-oligosaccharides, dan poliol. Alpukat sendiri mengandung poliol sehingga orang yang tidak toleran terhadap poliol dapat mengalami efek samping setelah memakannya. Biasanya, orang yang mengalami intoleransi alpukat masih bisa makan alpukat dalam jumlah sedikit tanpa gejala. Namun, makan terlalu banyak alpukat dapat memicu efek samping segera setelah memakannya atau hingga 48 jam kemudian.

3. Kamu mungkin tidak mendapatkan nutrisi lain

Makan alpukat bisa jadi terlalu mengenyangkan. Akibatnya, kamu mungkin mengabaikan nutrisi penting lainnya.

Kandungan lemak baik yang tinggi dalam alpukat mungkin membuat kamu tidak merasa lapar atau ingin makan makanan lainnya. Artinya, kamu tidak akan mendapatkan nutrisi tambahan yang di perlukan tubuh.

Padahal, variasi makanan adalah kunci penting untuk menjaga kesehatan. Yang terbaik adalah memiliki keseimbangan protein, karbohidrat, dan lemak setiap kali makan dan mendapatkan semua mikronutrien yang kamu butuhkan dalam sehari.